Aiueo.co.id,Jambi – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Jambi menggelar Sosialisasi Kampung Digital, Selasa (06/10/2026), di Aula Grha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi. Sosialisasi ini menjadi langkah awal Kompetisi Kampung Digital, salah satu lomba dalam rangkaian Jambi Smart City Fest (JSCF) 2026.
Rangkaian JSCF 2026 disiapkan untuk menyongsong peran Kota Jambi sebagai tuan rumah Forum Smart City Nasional pada 18–19 November 2026. Kompetisi Kampung Digital terbuka bagi masyarakat melalui perwakilan rukun tetangga (RT) di setiap kelurahan. Sosialisasi diikuti perwakilan kecamatan, lurah se-Kota Jambi, serta Ketua Forum RT se-Kota Jambi.
Program Kampung Digital bertujuan meningkatkan literasi dan keterampilan digital masyarakat, mendorong pemanfaatan teknologi dalam pelayanan dan administrasi kemasyarakatan, serta mengembangkan potensi ekonomi lokal dan UMKM melalui platform digital. Kampung Digital juga diharapkan menjadi wadah promosi potensi wisata, budaya, dan produk lokal, meningkatkan partisipasi dan kolaborasi warga, serta menciptakan lingkungan yang aman, cerdas, dan produktif dalam memanfaatkan teknologi digital.
Mewakili Kepala Diskominfo Kota Jambi, Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Suhendri, S.H., menyampaikan bahwa Kampung Digital sejalan dengan program prioritas Pemkot Jambi, khususnya Kampung Bahagia yang telah berjalan di seluruh RT.
“Harapan Pak Wali Kota, masyarakat bisa menjadi pegiat digital agar penyampaian informasi dan kebutuhan lainnya makin mudah. Salah satunya untuk menunjang ekonomi kreatif,” ujar Suhendri.
Ia berharap setiap kelurahan di Kota Jambi mengirimkan perwakilan dalam kompetisi ini.
“Mohon peran aktif para lurah agar dapat mengikutsertakan RT di wilayah masing-masing,” pintanya.
Suhendri menjelaskan, peserta mendaftar melalui formulir daring dengan mengisi data dan melampirkan bukti pendukung sesuai indikator yang telah ditetapkan. Data tersebut kemudian dinilai dewan juri dan diverifikasi melalui peninjauan langsung ke lokasi.
Penilaian mencakup tujuh indikator, yaitu tata kelola digital, infrastruktur digital, pelayanan digital, masyarakat digital, ekonomi digital, inovasi, dan kolaborasi. “Salah satu indikatornya adalah kelengkapan CCTV dan Wi-Fi sebagai infrastruktur penunjang,” jelasnya.
Dikesempatan ini, turut diikuti para Dewan juri, terdiri atas Fardhillah dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jambi; Etdly Yulias dan Jody Afrini Saputra dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi; serta Edi Saputra, akademisi Universitas Jambi.
Kompetisi Kampung Digital memperebutkan total hadiah Rp6 juta. Tahapan pelaksanaan dan penilaian direncanakan berlangsung hingga 31 Oktober 2026. Para pemenang akan menerima hadiah pada Gala Dinner di Jambi Smart City Fest yang dihadiri oleh Komdigi dan perwakilan pemerintah dari berbagai daerah di Indonesia.
“Kita berharap kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan berkelanjutan,” pungkas Suhendri.
Selain Kampung Digital, Diskominfo Kota Jambi menyiapkan sejumlah lomba untuk menyemarakkan rangkaian JSCF 2026, yaitu lomba video pendek, ideathon, lomba aplikasi, lomba foto, lomba mewarnai, e-sport, serta lomba media sosial terbaik tingkat kecamatan dan kelurahan.
Rangkaian kegiatan ini diharapkan meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital secara kreatif, produktif, dan positif dalam mewujudkan Kota Jambi sebagai kota cerdas.
Pendaftaran Kompetisi Kampung Digital dapat dilakukan melalui tautan berikut: https://forms.gle/Tkxt3EAdBZnSVu5v8












