Berita

Wakil Presiden Gibran Tinjau RSUD Raden Mattaher Jambi, Didampingi Gubernur Al Haris – Permohonan Percepatan Alat MRI & Penguatan SDM Disambut Positif

60
×

Wakil Presiden Gibran Tinjau RSUD Raden Mattaher Jambi, Didampingi Gubernur Al Haris – Permohonan Percepatan Alat MRI & Penguatan SDM Disambut Positif

Share this article

AIUEO.CO.ID,JAMBI – Peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat menjadi sorotan utama kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka ke Provinsi Jambi, Kamis (16/07/2026). Didampingi langsung Gubernur Jambi, Al Haris, Wapran meninjau langsung RSUD Raden Mattaher guna memastikan pelayanan kesehatan di daerah terus bergerak maju, baik dari sisi sarana prasarana maupun ketersediaan tenaga medis yang mumpuni.

Sesampainya di lokasi, Wakil Presiden tidak langsung menuju ruang rapat, melainkan berkeliling meninjau sejumlah ruang pelayanan utama. Ia meluangkan waktu menyapa secara hangat para pasien yang sedang berobat, serta berdialog santai namun mendalam bersama keluarga pasien guna mendengar langsung pengalaman mereka saat mengakses layanan kesehatan di rumah sakit daerah tersebut.

Momen berharga ini dimanfaatkan sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Jambi untuk menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak yang masih menjadi tantangan di RSUD Raden Mattaher. Salah satu yang paling mendesak adalah penggantian perangkat Magnetic Resonance Imaging (MRI) yang saat ini digunakan sudah beroperasi sejak tahun 2014. Melalui Direktur Utama RSUD Raden Mattaher, drg. Iwan Hendrawan, Gubernur Al Haris menyampaikan permohonan percepatan pengadaan alat tersebut.

“Kami sampaikan bahwa MRI yang kami miliki saat ini sudah beroperasi sejak tahun 2014. Kami memohon percepatan dari Kementerian Kesehatan, yang semula direncanakan terealisasi tahun 2027, agar bisa didatangkan dan digunakan tahun ini juga,” ujar drg. Iwan Hendrawan menyampaikan aspirasi pimpinan daerah.

Selain peralatan, ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kesehatan juga menjadi fokus utama pembahasan. Pihak rumah sakit menyoroti keterbatasan jumlah dokter spesialis, khususnya dokter jantung. Proses pendidikan untuk mencapai jenjang spesialis memang memakan waktu bertahun-tahun, sehingga saat ini masih terjadi jeda yang menghambat kelancaran pelayanan maksimal kepada pasien.

“Untuk dokter jantung juga kami sampaikan secara terbuka. Jika menunggu proses pendidikan yang sedang berjalan, baru akan tersedia dua tahun lagi ke depan. Ini adalah realitas kendala ketersediaan SDM yang sedang kami hadapi,” tambahnya. Selain dokter jantung, masih ada beberapa jenis dokter spesialis lain yang belum lengkap keberadaannya, dan diharapkan dukungan dari Kementerian Kesehatan dapat membantu mengatasi kekosongan tersebut.

Terhadap berbagai usulan dan kendala yang dipaparkan, Wakil Presiden Gibran memberikan tanggapan yang sangat positif dan merespons dengan sigap. Pemerintah Pusat menyatakan kesiapan penuh untuk membantu pemenuhan kebutuhan rumah sakit terbesar di Jambi ini, mulai dari percepatan pengadaan alat kesehatan canggih, hingga perbaikan dan penguatan layanan operasi bedah yang selama ini masih membutuhkan waktu tunggu yang cukup lama bagi pasien.

“Pak Wapres memberikan sinyal kuat bahwa beliau akan membantu apa yang benar-benar kami butuhkan, termasuk penyempurnaan layanan bedah yang selama ini masih menjadi keluhan waktu tunggu,” ungkap Iwan.

Kunjungan ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap kesehatan masyarakat di daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara pusat dan daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang setara, cepat, dan berkualitas tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat Jambi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.