Berita

Perkuat Wisata Budaya Melayu, Pemkot Jambi Siapkan Ulu Gedong Jadi Kampung Batik Berbasis Komunitas

87
×

Perkuat Wisata Budaya Melayu, Pemkot Jambi Siapkan Ulu Gedong Jadi Kampung Batik Berbasis Komunitas

Share this article

AIUEO.CO.ID,  JAMBI – Pemerintah Kota Jambi mulai mematangkan rencana pengembangan Kampung Batik di Kelurahan Ulu Gedong, Kecamatan Danau Teluk, sebagai bagian dari penguatan wisata budaya Melayu di kawasan Seberang.

Langkah ini dibahas melalui Focus Group Discussion (FGD) yang dipimpin langsung Wali Kota Jambi Maulana bersama OPD terkait di Ruang Rapat Wali Kota, Selasa (20/1/26).

Maulana menegaskan, pengembangan Ulu Gedong bukan sekadar membangun kawasan wisata baru, tetapi menata potensi budaya dan ekonomi masyarakat yang sudah hidup sejak lama. “Ini mimpi kita bersama, membangun kampung-kampung tematik berbasis komunitas. Seberang dua kecamatan kita tetapkan sebagai kawasan budaya Melayu, dan Ulu Gedong menjadi titik awalnya,” ujar Maulana.

Dalam perencanaan tersebut, Pemkot Jambi melibatkan Baznas, para ketua RT, tokoh masyarakat, serta OPD seperti Disperindag, Dinas Pariwisata, Kominfo, dan PU. Sinergi ini diarahkan agar setiap pihak memiliki peran jelas dalam pengembangan kawasan.

Ulu Gedong dinilai memiliki kekuatan utama pada batik Jambi. Pemerintah akan mendorong para pengrajin melalui penguatan produksi, perlindungan hak kekayaan intelektual (HAKI), hingga promosi sebagai destinasi wisata budaya. Selain batik, kuliner khas kawasan seberang juga akan dikembangkan sebagai bagian dari pengalaman wisata.

Rumah-rumah adat yang masih terjaga akan dipelihara dan diarahkan menjadi guest house bernuansa tradisional. Kawasan ini juga akan dikoneksikan dengan sejumlah titik heritage seperti Makam Wirokusumo, Rumah Batu, Makam Tambak, serta Danau Teluk, dengan tetap menjaga nilai-nilai tradisionalnya.

Konsep wisata sungai turut menjadi perhatian. Tangkul-tangkul tradisional akan ditata lebih estetik dan jumlahnya diperbanyak, sementara perahu wisata akan disiapkan untuk mendukung aktivitas pengunjung. Semua pengembangan tersebut dilakukan secara bertahap dan melibatkan musyawarah masyarakat melalui Program Kampung Bahagia dengan dukungan anggaran Rp100 juta per RT.

Maulana menargetkan, pada September atau Oktober 2026, kawasan Ulu Gedong sudah dapat diresmikan sebagai pusat wisata batik berbasis komunitas. Kehadiran kawasan ini juga diharapkan menjadi salah satu destinasi unggulan saat Kota Jambi menjadi tuan rumah Health City Summit yang akan dihadiri ribuan tamu dari berbagai daerah.

Ketua RT 07 Ulu Gedong, Yahya, menyampaikan bahwa masyarakat menyambut positif rencana tersebut. “Ulu Gedong di RT 07, RT 05, dan RT 06 siap menjadi kawasan wisata. Warga sangat antusias karena program ini langsung menyentuh ekonomi dan budaya masyarakat,” ujarnya.

Dengan pendekatan berbasis komunitas, Kampung Batik Ulu Gedong diharapkan tidak hanya memperkuat identitas budaya Melayu Jambi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi baru bagi warga kawasan Seberang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.