Berita

Maulana Tekankan Tanggung Jawab Besar di Diklat Dasar Damkar 2026

74
×

Maulana Tekankan Tanggung Jawab Besar di Diklat Dasar Damkar 2026

Share this article

AIUEO.CO.ID, JAMBI – Wali Kota Jambi, Maulana, resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Dasar Aparatur Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tahun 2026, Rabu (11/2/2026). Sebanyak 34 aparatur mengikuti pelatihan tersebut, mayoritas berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang sebelumnya tidak memiliki latar belakang sebagai personel pemadam kebakaran.

Pembukaan diklat berlangsung dengan penekanan kuat pada makna profesi damkar sebagai garda terdepan dalam situasi darurat. Di hadapan para peserta, Maulana mengingatkan bahwa seragam yang dikenakan bukan sekadar atribut kedinasan.

“Kalau sudah mengenakan seragam Damkar, maka harus memiliki kemampuan dasar pemadaman dan penyelamatan. Ini bukan pekerjaan biasa, ini menyangkut nyawa,” tegas Maulana.

Menurutnya, potensi kebakaran selalu ada dan dapat terjadi kapan saja tanpa bisa diprediksi. Karena itu, kesiapsiagaan dan kompetensi personel menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko serta dampak kerugian, baik materiil maupun korban jiwa.

Maulana juga memastikan bahwa peningkatan kapasitas aparatur tidak akan berhenti pada pelatihan dasar ini. Ke depan, Pemerintah Kota Jambi akan terus memperkuat kemampuan teknis personel melalui pelatihan lanjutan agar mampu menghadapi berbagai kondisi darurat yang semakin kompleks.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandy, menjelaskan bahwa peserta diklat berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah, seperti PTSP, pertanian, dan sejumlah unit kerja lainnya yang kini resmi diperbantukan ke Damkar.

“Mereka harus memiliki standar kompetensi yang sama. Karena itu, diklat ini menjadi fondasi penting sebelum diterjunkan ke lapangan,” ujar Mustari.

Materi pelatihan tidak hanya bersifat teori, tetapi juga praktik lapangan. Peserta dibekali teknik dasar pemadaman api, penggunaan peralatan, prosedur evakuasi korban, hingga edukasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat.

Mustari menegaskan, tugas Damkar saat ini tidak lagi terbatas pada pemadaman kebakaran semata. Peran mereka juga mencakup operasi penyelamatan dalam berbagai situasi darurat serta layanan kemanusiaan lainnya.

“Damkar adalah garda terdepan dalam layanan kemanusiaan. Personel harus siap secara fisik, mental, dan memiliki keterampilan terstandar,” katanya.

Dengan diklat dasar ini, Pemkot Jambi berharap lahir personel damkar yang tidak hanya sigap dan tangguh, tetapi juga profesional dalam memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat Kota Jambi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.