Berita

Kapolres Batang Hari Turun Langsung ke Lokasi Dugaan Peredaran Narkoba. Menyusul Aksi Warga

115
×

Kapolres Batang Hari Turun Langsung ke Lokasi Dugaan Peredaran Narkoba. Menyusul Aksi Warga

Share this article

AIUEO.CO.ID,BATANG HARI – Keresahan masyarakat terhadap maraknya peredaran narkoba akhirnya meluap ke permukaan. Pada Jumat malam, 28 Mei 2026, ratusan warga yang didominasi oleh kaum ibu melakukan aksi mendatangi rumah seorang warga berinisial E di Desa Pelayangan, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari. Warga menduga rumah tersebut menjadi salah satu titik peredaran barang haram yang dinilai telah merusak masa depan generasi muda di wilayah itu.

Merespons ketegangan yang terjadi akibat kejadian pada malam hari, Kapolres Batang Hari, AKBP Arya Tesa Brahmana, S.I.K., beserta rombongan turun langsung ke lokasi pada keesokan harinya, Jumat (29/5/2026). Kehadiran pimpinan kepolisian ini bertujuan untuk meredam situasi, mendengarkan aspirasi masyarakat, sekaligus menjadi bukti keseriusan aparat dalam menindak tegas peredaran narkoba serta menjaga kondusivitas keamanan lingkungan.

Di hadapan aparat, salah satu perwakilan warga—seorang ibu yang tampak sangat prihatin—mengungkapkan kepedihannya melihat banyak anak muda di desanya terjerumus ke dalam dunia narkoba. Ia meminta kepolisian memberikan solusi nyata agar lingkungan mereka kembali aman.

“Anak cucu aku dan keturunan warga sini dak mau makan narkoba. Kalo dak ado tempat jualnyo pasti budak dak beli. Tolong nian carikan solusi untuk warga kami,” ungkapnya dengan nada haru, mewakili kekhawatiran warga lainnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kapolres Batang Hari menyampaikan apresiasi sekaligus pemahaman atas kemarahan masyarakat. Di hadapan kerumunan, ia menegaskan sikap tegas pihak kepolisian: tidak ada satu pun personil atau pihak di bawah naungannya yang terlibat atau membiarkan peredaran narkoba berlangsung.

“Narkoba ini adalah extraordinary crime atau kejahatan luar biasa. Dampaknya tidak main-main, merusak masa depan anak-anak kita, merusak tatanan kehidupan, dan menyebar ke mana-mana. Inilah yang akan kita lawan bersama,” tegas AKBP Arya.

Ia juga menyoroti fakta memprihatinkan bahwa banyak warga yang dulunya merupakan tenaga produktif—seperti petani, pekebun, atau pekerja keras—kini berubah drastis akibat jeratan zat adiktif tersebut. Menurutnya, sifat ketergantungan yang ditimbulkan narkoba mampu mengubah perilaku penggunanya hingga kehilangan arah.

Dalam pertemuan itu, Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak merasa khawatir atau ragu bekerja sama dengan aparat. Warga diminta menjadi mata dan telinga, serta berani menyampaikan setiap informasi yang didapat.

“Jangan takut, jangan ragu. Kalau ada informasi, sampaikan langsung ke kami, ke kepolisian, atau aparat setempat. Kalau laporannya cepat sampai ke tangan kami, penanganan pun bisa segera dilakukan. Kami jamin keamanan dan kerahasiaan informasi,” ujarnya menenangkan warga.

Tak hanya berbicara soal penindakan hukum, Kapolres juga menekankan pendekatan kemanusiaan. Pihaknya membuka lebar kesempatan bagi siapa saja yang sudah terjerat namun berniat berubah. Program rehabilitasi disiapkan khusus untuk membantu warga yang ingin lepas dari ketergantungan.

“Bagi bapak, ibu, atau siapa pun yang punya anak, saudara, atau kerabat dan berujar ‘saya ingin anak saya sembuh, ingin berhenti dari narkoba’, sampaikan saja ke kami. Kami punya jalur rehabilitasi. Kami bantu semampu kami agar mereka bisa pulih kembali dan menjadi warga yang berguna,” janjinya.

Untuk kemudahan koordinasi, masyarakat diimbau menyampaikan laporan atau berkonsultasi melalui jalur resmi, antara lain kepada Kasat Narkoba, jajaran pejabat utama Polres, atau petugas kepolisian terdekat.

AKBP Arya mengaku bangga dengan kesadaran tinggi warga Desa Pelayangan yang menginginkan wilayahnya bersih dari narkoba. Menurutnya, dukungan masyarakat adalah kunci utama keberhasilan pemberantasan kejahatan ini.

“Saya bangga bisa bertemu bapak dan ibu semua. Kalau warga menginginkan wilayahnya bersih dari barang terlarang, kami siap mendukung sepenuhnya. Ingat, kejahatan ini butuh penanganan khusus dan kerja sama semua pihak,” tambahnya.

Di akhir pertemuan yang penuh harapan itu, Kapolres kembali mengingatkan pesan kunci: keberhasilan menumpas narkoba ada di tangan kolaborasi aparat dan warga.

“Sekali lagi, mari bersatu. Sampaikan setiap informasi yang kalian dapatkan. Terima kasih atas dukungan seluruh warga. Mari kita jaga lingkungan kita tetap bersih, aman, dan terbebas dari narkoba,” pungkas AKBP Arya Tesa Brahmana, menutup pertemuan dengan ucapan salam.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami informasi terkait dugaan keterlibatan warga berinisial E tersebut dan berjanji akan memproses kasat mata sesuai jalur hukum yang berlaku.(Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.