Berita

Gubernur Jambi: Pentingnya Komitmen Kerja yang Terukur, Fokus, Serta Berdampak Nyata, Kinerja Tahun 2026

276
×

Gubernur Jambi: Pentingnya Komitmen Kerja yang Terukur, Fokus, Serta Berdampak Nyata, Kinerja Tahun 2026

Share this article

AIUEO.CO.ID, JAMBI – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH menekankan pentingnya komitmen kerja yang terukur, fokus, serta dapat dipertanggungjawabkan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Penegasan tersebut disampaikannya saat Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Penyerahan Dokumen Implementasi Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026, di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Senin (04/02/2026) siang.

Kegiatan ini menghadirkan para Asisten Setda, Staf Ahli Gubernur, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.

Dalam Berbagai dan Arahnya, Al Haris menekankan bahwa perjanjian kinerja merupakan amanah dari Kementerian PANRB yang bersifat mengikat dan wajib dilaksanakan oleh seluruh pejabat pemerintahan, mulai dari Gubernur, Sekretaris Daerah, hingga pejabat struktural di setiap OPD.

“Perjanjian kinerja ini adalah janji kerja yang tertulis, terukur, dan disesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Arah kerjanya jelas, mengacu pada RPJMD serta visi dan misi pembangunan daerah yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Ia mengingatkan agar dokumen-dokumen tersebut tidak sekedar formalitas administratif, melainkan sebagai instrumen kinerja manajemen yang memastikan seluruh program dan kebijakan berjalan serius, fokus, dan berorientasi pada hasil.

Dengan kinerja perjanjian ini, capaian setiap OPD dapat diukur secara objektif, dievaluasi secara transparan, dan dipertanggungjawabkan dengan jelas kepada masyarakat,” tegasnya.

Gubernur juga meminta setiap pejabat memahami tugas dan fungsi sesuai jenjang jabatan. Indikator Kinerja Utama (IKU) harus dijabarkan secara konkrit dan realistis agar target dapat tercapai secara optimal.

“Ini bukan sekedar administrasi. Ini adalah komitmen. Pengugasan dari pimpinan kepada pejabat di bawahnya harus dijalankan dengan kesungguhan, disiplin, dan menghasilkan output yang nyata,” katanya.

Lebih jauh lagi, Al Haris mengajak seluruh jajaran Pemprov Jambi memiliki target bersama membawa Jambi masuk 10 besar provinsi terbaik secara nasional pada berbagai indikator kinerja pemerintahan. Ia mencontohkan capaian positif Jambi yang pernah meraih peringkat pertama penilaian nasional Ombudsman RI serta peningkatan signifikan pada Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK.

“Artinya kita mampu. Kalau satu bidang bisa menjadi yang terbaik, maka bidang lainnya juga harus bisa. Mulai tahun 2026, kita harus berpikir dan bekerja untuk berada di papan atas nasional,” ujarnya optimis.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti pentingnya penempatan sumber daya manusia (SDM) yang profesional di setiap OPD. Pimpinan perangkat daerah diminta berani melakukan evaluasi dan penyesuaian personel demi mendukung pencapaian visi dan misi pembangunan.

“Kalau ada SDM yang tidak sejalan atau tidak cocok dengan yang ditugaskan, silakan dipindahkan ke tempat yang lebih sesuai. Ini prinsip kerja, bukan persoalan pribadi,” tegasnya.

Al Haris mengingatkan bahwa setiap pengugasan harus memiliki output dan outcome yang jelas, bukan sekadar laporan administratif tanpa dampak nyata bagi masyarakat. Ia juga mendesak untuk mempersiapkan regenerasi aparatur, mengingat sejumlah pejabat akan memasuki masa pensiun dalam beberapa tahun mendatang.

“Tugas kita hari ini bukan hanya bekerja, tetapi juga menyiapkan pengganti yang memiliki kemampuan, integritas, dan kecintaan terhadap daerah. Regenerasi harus dipersiapkan sejak sekarang,” tambahnya.

Terkait pengelolaan anggaran, Gubernur menegaskan kebijakan efisiensi tidak boleh menambah kinerja. Sebaliknya, efisiensi harus mendorong kreativitas, inovasi, serta optimalisasi potensi daerah, khususnya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keutuhan aparatur, terutama bagi pejabat yang berperan sebagai PPTK dan PPK, agar tidak terjadi penyimpangan maupun praktik korupsi.

“Kita ingin bekerja dengan tenang, aman, dan tidak bermasalah secara hukum. Oleh karena itu, tunjuklah orang-orang yang benar-benar mampu, jujur, dan bertanggung jawab,” pesannya.

Menutup Arahnya, Gubernur Al Haris mengajak seluruh jajaran Pemprov Jambi bekerja maksimal dengan semangat pengabdian demi kepentingan bangsa dan negara, serta mendukung kebijakan pemerintah pusat.

“Mudah-mudahan Allah SWT meridhoi dan memberkahi niat baik serta kerja keras kita semua dalam membangun Provinsi Jambi yang lebih maju dan berdaya saing,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.