Berita

Focus Group on Discusion (FGD) Identifikasi Tantangan Penanganan Stunting dan Tokoh Masyarakat yang Berpengaruh

81
×

Focus Group on Discusion (FGD) Identifikasi Tantangan Penanganan Stunting dan Tokoh Masyarakat yang Berpengaruh

Share this article

AIUEO.CO.ID,BATANG HARI – Pemerintah Kabupaten Batang Hari melalui Tanoto Foundation FGD identifikasi tantangan Penanganan Stunting dan Tokoh Masyarakat yang Berpengaruh menjadi langkah strategi dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Batang Hari. Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk tokoh masyarakat, pemerintah daerah, dan organisasi kesehatan. Selasa, (24/02/2026).

Diskusi fokus pada menghilangkan tantangan lapangan, seperti kurangnya akses air bersih, sanitasi, dan edukasi gizi. Tokoh masyarakat berperan penting dalam menyebarkan informasi dan memotivasi masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat.

Strategi Nasional Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025-2029, menetapkan 6 pilar sebagai panduan P3S, yaitu:
(1) Komitmen Politik Kepemimpinan di tingkat pusat dan daerah;
(2) Komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat;
(3) Program konvergensi dan klemitraan;
(4) Ketahanan pangan dan gizi;
(5) program peningkatan kapasitas pengelola;
(6) pemantauan dan evaluasi.

Berdasarkan evaluasi pelaksanaan aksi konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S) tahun 2025 yang dilakukan di 4 kabupaten lokasi program (Banyumas, Brebes, Tegal, Batang Hari).

Turut Hadir Kepala OPD (Bapperida, Dinkes, DPPKBP3A, PMD, DISKOMINFO) atau yang mewakili, Bapak Marsono dari Tanoto Foundation, Ibu Lusi Listianingsih dan Ibu Ratna Dewi, SPMSi dari Yayasan Satu Karsa Karya, yang merupakan program Mitra Implementasi dari Tanoto Foundation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.