BeritaBudaya

Buka Lomba Seloko Adat 2025, Wako Maulana: Seloko Adat adalah Nafas Budaya Kota Jambi

238
×

Buka Lomba Seloko Adat 2025, Wako Maulana: Seloko Adat adalah Nafas Budaya Kota Jambi

Share this article

AIUEO.CO.ID, KOTA JAMBI – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., kembali menegaskan komitmennya terhadap pelestarian budaya lokal. Dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-624, Maulana secara resmi membuka Lomba Seloko Adat Melayu Jambi 2025, Senin (26/5/2025).

Berlokasi di Gedung Balai Adat Kota Jambi, kegiatan yang digelar oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi ini mengangkat tema “Kito Wujudkan Negeri Nan Beradat dan Berbudaya.” Sebanyak 98 peserta dari seluruh kecamatan turut ambil bagian dalam lomba yang berlangsung selama dua hari, 26–27 Mei 2025.

Dalam sambutannya, Maulana tampil bukan hanya sebagai kepala daerah, tetapi juga sebagai pemangku adat yang peduli pada akar budaya masyarakatnya.

“Budaya Melayu adalah identitas kita. Seloko adat bukan sekadar kata-kata bijak, tapi warisan nilai yang membentuk karakter dan jati diri Kota Jambi,” ujarnya penuh semangat.

Ia menekankan bahwa pelestarian budaya harus menjadi bagian dari pembangunan kota, seiring kemajuan zaman. Menurutnya, budaya adalah benteng moral dan kekuatan sosial yang harus ditanamkan sejak dini, terutama kepada generasi muda.

Sementara itu, Ketua LAM Kota Jambi, Datuk Aswan Hidayat, menyampaikan bahwa pihaknya berencana memperluas cakupan lomba hingga ke tingkat SMP.

“Kami ingin HUT Kota Jambi menjadi lebih semarak, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai adat Melayu yang memperkuat marwah Kota Jambi,” ungkap Aswan.

Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari program strategis Kota Jambi Berbudaya dan Berbahagia, yang bertujuan membentuk generasi muda yang tangguh lewat pendekatan budaya.

Apresiasi turut disampaikan Perwakilan Ketua LAM Provinsi Jambi, Datuk Abdul Khadir Husein, yang menilai lomba ini sebagai langkah konkret dalam menghidupkan kembali nilai-nilai adat di tengah masyarakat.

“Banyak masyarakat yang belum mengenal Seloko Adat, padahal ini adalah bagian dari Hadits Melayu zaman dahulu yang sarat makna,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran lembaga adat bukan untuk bersaing, tetapi untuk menunjukkan jati diri masyarakat Melayu yang beradab.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Ketua Komisi I DPRD Kota Jambi Rio Ramadhan, Kepala DPMPPA Noverentiwi Dewanti, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi, unsur Forkopimda, serta para Datuk dan Datin dari berbagai kecamatan dan kelurahan. Ketua Pelaksana Datuk Bachtiar juga hadir memantau jalannya kegiatan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.