AIUEO.CO.ID, JAMBI – Kehadiran Kemas Faried Alfarelly di RT 17 Kelurahan Simpang Rimbo, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Kamis (7/5/2026), tidak hanya membawa kabar baik soal pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan kedekatan emosional dengan masyarakat.
Di tengah proses pengecoran Jalan Hijrah sepanjang 50 meter, Kemas Faried memilih tidak sekadar meninjau dari kejauhan. Ia turun langsung, menyapa warga, mendengar keluhan, bahkan ikut menelusuri gang-gang sempit dengan sepeda motor bersama masyarakat setempat.
Blusukan tersebut membawanya ke Lorong Hijrah 1, jalan sepanjang 400 meter yang kondisinya masih memprihatinkan. Selama lebih dari 30 tahun, lorong tersebut belum tersentuh pembangunan dan hanya mengandalkan perbaikan swadaya warga.
Dengan kondisi tanah yang licin saat hujan dan berdebu saat kemarau, lorong ini menjadi salah satu keluhan utama masyarakat. Warga pun memanfaatkan momen kehadiran Kemas Faried untuk menyampaikan harapan mereka secara langsung.
Menariknya, dalam kunjungan itu, Kemas Faried tidak hanya fokus pada pembangunan fisik. Ia juga menunjukkan kepedulian sosial dengan menjenguk seorang warga yang telah lama menderita sakit menahun.
Aksi tersebut menjadi perhatian warga, karena dinilai menunjukkan bahwa seorang wakil rakyat tidak hanya hadir saat pembangunan, tetapi juga dalam kondisi sulit yang dialami masyarakat.
“Beliau tidak hanya mengurus jalan, tapi juga peduli dengan kondisi warga. Ini yang membuat kami merasa diperhatikan,” ujar salah seorang warga.
Dalam keterangannya, Kemas Faried menegaskan bahwa kehadirannya di tengah masyarakat adalah bagian dari tanggung jawab sebagai wakil rakyat.
“Kami tidak hanya ingin membangun infrastruktur, tetapi juga memastikan masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah. Aspirasi mereka harus didengar dan diperjuangkan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk membawa seluruh aspirasi warga ke dalam pembahasan anggaran daerah, agar pembangunan tidak berhenti pada satu titik saja.
“InsyaAllah, kita akan perjuangkan di APBD Perubahan 2026 dan APBD 2027. Semua yang menjadi kebutuhan masyarakat akan kita kawal,” tegasnya.
Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh pihak kelurahan serta pejabat dari Dinas PUPR Kota Jambi, yang diharapkan dapat segera menindaklanjuti berbagai usulan warga.
Bagi masyarakat RT 17, kehadiran Kemas Faried bukan hanya membawa pembangunan, tetapi juga harapan baru—bahwa suara mereka benar-benar didengar dan diperjuangkan.(*)












