BeritaRegional

Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi Resmi Mengganti nama Taman Remaja menjadi Taman Banjuran Budayo

281
×

Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi Resmi Mengganti nama Taman Remaja menjadi Taman Banjuran Budayo

Share this article

AIUEO.CO.ID,KOTA JAMBI – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi resmi mengganti nama Taman Remaja menjadi “Taman Banjuran Budayo”, sebagai langkah pelestarian nilai adat serta penguatan identitas budaya Melayu Jambi. Peresmian yang berlangsung pada Kamis malam (27/11/2025) itu sekaligus membuka Festival Keris Siginjai dan Diberanda Kota, yang melibatkan pelaku ekonomi kreatif, UMKM, serta komunitas seni.

Wali Kota Jambi, Dr.dr. H. Maulana, MKM, meresmikan langsung Banjuran Budayo bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, para kepala daerah peserta Muskomwil II APEKSI 2025, serta tokoh-tokoh adat. Penetapan nama baru tersebut telah melalui kajian mendalam dan rekomendasi resmi dari Lembaga Adat Melayu Pesako Betuah, sekaligus mendukung program unggulan Kota Jambi Bahagia, khususnya pilar Bahagia Berbudaya.

Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa perubahan nama menjadi Banjuran Budayo bukan sekedar pergantian identitas, namun momentum sejarah bagi Kota Jambi.
“Nama Banjuran Budayo mengandung filosofi sebidang tanah yang menghubungkan satu kawasan dengan kawasan lainnya, tempat tumbuhnya tanaman yang bermanfaat. Hal ini sejalan dengan harapan menjadikan taman ini sebagai ruang tumbuhnya kreativitas, kebudayaan, interaksi sosial, serta kebanggaan lintas generasi,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Lembaga Adat Melayu serta seluruh pihak yang memberikan kajian dan landasan filosofis dalam proses penetapan nama tersebut.
Terkait Festival Keris Siginjai, Maulana menegaskan bahwa keris tersebut merupakan simbol martabat dan marwah Tanah Pilih Pesako Betuah.
“Keris Siginjai bukan hanya pusaka, tetapi mengingatkan bahwa masyarakat Jambi memiliki sejarah dan peradaban yang luhur. Budaya tidak hanya dipelihara, tetapi harus dihidupkan dalam ruang-ruang publik,” ungkapnya.

Maulana juga menjelaskan bahwa kegiatan “Diberanda Kota” hadir sebagai platform bagi komunitas kreatif untuk menampilkan seni hiburan, literasi, UMKM, dan berbagai aktivitas inklusif. Program ini membuka ruang lebih luas bagi masyarakat untuk kreativitas serta membawa dorongan seni ke ruang publik Kota Jambi.

Menurutnya, seluruh kegiatan budaya ini merupakan bagian dari transformasi menuju Kota Jambi BAHAGIA (Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif dan Sejahtera). Ia menekankan pentingnya kolaborasi antardaerah.
“Kita tidak bisa maju sendiri. Sinergi dan praktik pertukaran yang baik adalah kunci untuk memajukan kota dan mensejahterakan masyarakat,” tegasnya.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha selaku Ketua Pelaksana Festival menyampaikan bahwa rangkaian Festival Keris Siginjai dan Diberanda Kota berlangsung selama empat hari hingga 30 November 2025.
“Sebagai kota tanpa sumber daya alam, kita harus maju melalui kekuatan sumber daya manusia. Event ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkreativitas. Terima kasih kepada Bapak Wali Kota yang selalu memberi ruang bagi anak-anak muda,” ujarnya.

Diza menambahkan bahwa kegiatan ini menggabungkan tiga program prioritas Kota Jambi Bahagia: Ruang Milenial (Rumel), Kota Tangguh, dan Balai Latihan Kerja Tematik (BALIKAT). Dengan mengedepankan konsep Community-Based Development (CBD), festival ini diharapkan mendorong kemandirian komunitas serta menumbuhkan semangat kolaborasi.
Sebagai bentuk penghargaan kepada para peserta Muskomwil II APEKSI, Wali Kota Maulana dan Wakil Wali Kota Diza turut menyerahkan cinderamata di akhir acara. Peresmian dan pembukaan festival berlangsung meriah, kecerahan penampilan seni budaya Melayu Jambi dan menghadirkan berbagai pejabat daerah, Forkopimda, serta jajaran Pemkot Jambi.

Dengan lahirnya “Taman Banjuran Budayo”, Kota Jambi menegaskan komitmennya untuk terus menghidupkan nilai-nilai budaya, memperkuat identitas lokal, dan menghadirkan ruang kreatif bagi seluruh masyarakat.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.