AIUEO.CO.ID,KOTA JAMBI – Wali Kota Jambi, Maulana, memberikan penjelasan terkait proses pelantikan kepala sekolah negeri di Kota Jambi yang saat ini masih menunggu persetujuan dari pemerintah pusat. Total terdapat 192 formasi kepala sekolah yang tersedia, terdiri dari 5 Kepala TK Negeri, 162 Kepala SD Negeri, dan 25 Kepala SMP Negeri.
Maulana menegaskan, seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan dan berbasis digital, sehingga isu-isu miring yang beredar di tengah masyarakat dipastikan tidak benar.
“Tidak ada itu seperti yang diisukan. Sekarang semuanya berbasis digital. Hasil evaluasi yang kita lakukan, baik melalui tes CAT maupun wawancara, langsung dikirim ke pusat,” jelasnya.
Ia menerangkan, hasil seleksi para calon kepala sekolah dikirim ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) serta Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk mendapatkan persetujuan. Calon dengan nilai terbaik akan diproses lebih lanjut, namun ada pula yang ditolak karena tidak memenuhi ketentuan aturan yang berlaku.
“Ada yang ditolak karena ternyata sudah pernah menjabat sebagai kepala sekolah sebelumnya. Aturannya memang tidak boleh dua kali. Banyak sekali kriteria dan regulasi yang harus dipenuhi,” ungkap Maulana.
Menurutnya, jika terdapat calon yang tidak lolos akibat ketentuan tertentu, maka secara otomatis akan digantikan oleh calon cadangan dengan peringkat berikutnya. Semua proses tersebut dilakukan secara daring dan dapat ditelusuri secara sistem.
“Kalau sudah disetujui Dikdasmen dan BKN, baru kita lantik serentak. Sekarang kewenangan kita tidak bisa seperti dulu, melantik kepala sekolah seenaknya. Semua ada aturan dan pengawasan,” tegasnya.
Maulana berharap, pelantikan kepala sekolah definitif dapat segera dilakukan agar bertepatan dengan dimulainya semester baru setelah masa libur. Dengan demikian, seluruh sekolah negeri di Kota Jambi sudah dipimpin oleh kepala sekolah definitif dan dapat bekerja secara maksimal.
“Kita ingin sekolah-sekolah negeri berprestasi. Kalau kepala sekolahnya sudah definitif sejak awal semester, kita optimis kinerja dan mutu pendidikan akan semakin meningkat,” pungkasnya.(Red)












