Berita

Hampir 70 Persen Lahan Sawah Sudah Tertanam, Batang Hari Percepat Musim Tanam

233
×

Hampir 70 Persen Lahan Sawah Sudah Tertanam, Batang Hari Percepat Musim Tanam

Share this article

AIUEO.CO.ID, BATANG HARI – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang Hari dalam memperkuat sektor pertanian terus menunjukkan hasil positif. Hingga Juli 2026, luas tanam padi di daerah tersebut telah mencapai 5.611 hektare atau hampir 70 persen dari total luas baku sawah yang menjadi sasaran tanam.

Capaian ini menunjukkan aktivitas tanam petani masih berlangsung di berbagai wilayah dan menjadi sinyal positif bagi peningkatan produksi pangan di Kabupaten Batang Hari.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Batang Hari, Roma Uliana, mengatakan luas tanam padi terus bertambah dalam kurun waktu lebih dari satu bulan terakhir.

Jika dibandingkan dengan kondisi akhir Mei 2026 yang tercatat seluas 4.981 hektare, hingga Juli terjadi penambahan sekitar 630 hektare lahan yang telah ditanami padi.

“Peningkatan ini menunjukkan proses tanam masih terus berjalan. Kami terus melakukan pendampingan kepada petani agar target luas tanam yang telah ditetapkan dapat tercapai,” ujarnya.

Menurut Roma, pemerintah daerah terus menggenjot percepatan musim tanam melalui berbagai program pendampingan kepada petani. Selain memberikan bimbingan teknis, DTPHP juga memastikan ketersediaan sarana produksi pertanian serta memperkuat koordinasi dengan para penyuluh pertanian di lapangan.

Ia menjelaskan, Kabupaten Batang Hari memiliki luas baku lahan sawah mencapai 8.256 hektare. Dengan realisasi tanam yang telah mencapai 5.611 hektare, berarti sekitar 70 persen lahan sasaran telah berhasil ditanami.

“Total luas baku lahan sawah yang menjadi sasaran tanam di Kabupaten Batang Hari mencapai 8.256 hektare. Artinya saat ini sudah tertanam hampir sekitar 70 persen,” katanya.

Roma optimistis angka tersebut masih akan terus meningkat seiring masih berlangsungnya aktivitas tanam oleh petani di sejumlah kecamatan.

Saat ini, Kecamatan Mersam dan Maro Sebo Ulu menjadi wilayah dengan luas tanam terbesar, masing-masing mencapai sekitar 1.200 hingga 1.300 hektare. Sementara kecamatan lainnya masih berada di bawah 1.000 hektare.

“Luas tanam yang paling banyak yaitu di Kecamatan Mersam dan Maro Sebo Ulu, sekitar 1.200 sampai 1.300 hektare. Kalau kecamatan lainnya masih di bawah 1.000 hektare yang sudah tertanam,” jelasnya.

Dengan tren peningkatan luas tanam tersebut, Pemkab Batang Hari optimistis target musim tanam tahun 2026 dapat tercapai. Keberhasilan ini diharapkan mampu menjaga ketahanan pangan daerah, meningkatkan produktivitas pertanian, sekaligus memperkuat kesejahteraan petani di Bumi Serentak Bak Regam. (RB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.