BeritaNasional

Avtur Resmi Hadir di Muara Bungo, Pertamina Buka Babak Baru Konektivitas Udara Jambi

38
×

Avtur Resmi Hadir di Muara Bungo, Pertamina Buka Babak Baru Konektivitas Udara Jambi

Share this article

AIUEO,CO.ID,MUARA BUNGO,JAMBI — Bandar Udara Muara Bungo kini memasuki babak baru. Untuk pertama kalinya, layanan pengisian Avtur resmi tersedia bagi penerbangan Batik Air melalui pelaksanaan market trial yang dilakukan PT Pertamina Patra Niaga.

Langkah ini bukan sekadar soal ketersediaan bahan bakar pesawat. Kehadiran Avtur di Bandara Muara Bungo menjadi bagian penting dalam memperkuat konektivitas udara, memperlancar mobilitas masyarakat dan barang, sekaligus membuka ruang pertumbuhan ekonomi Bungo dan wilayah sekitarnya.

Pelayanan Avtur perdana tersebut berlangsung pada 24 September 2026 dan mendapat apresiasi dari Anggota Komisi XII DPR RI, Syarif Fasha.

Menurut Fasha, tersedianya fasilitas pengisian Avtur langsung di Bungo dapat memberikan fleksibilitas lebih besar bagi operasional penerbangan.

“Dengan tersedianya Avtur di Bungo, pesawat dapat melakukan pengisian bahan bakar sesuai kebutuhan langsung di Bungo. Hal ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas penumpang maupun angkutan kargo serta mendorong layanan penerbangan yang semakin kompetitif,” ujar Syarif Fasha.

Ia menilai posisi Bandara Muara Bungo cukup strategis karena tidak hanya melayani masyarakat Kabupaten Bungo, tetapi juga memiliki potensi menjangkau masyarakat dari sejumlah kabupaten/kota di Jambi dan wilayah sekitarnya.

Fasha berharap kehadiran layanan Avtur tersebut menjadi salah satu pemicu berkembangnya rute dan aktivitas penerbangan dari Bungo.

“Terima kasih kepada Pertamina yang telah mendukung penyediaan Avtur untuk Bandara Muara Bungo. Kami berharap ke depan konektivitas penerbangan dari Bungo dapat semakin berkembang, baik menuju Jakarta maupun daerah lainnya,” katanya.

PERTAMINA: BUKAN SEKADAR SOAL AVTUR

Direktur Pemasaran Korporat PT Pertamina Patra Niaga, Alimuddin Baso, menegaskan bahwa pelayanan Avtur perdana tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah, BUMN, maskapai, pengelola bandara dan pemangku kepentingan lainnya.

“Ini merupakan momentum yang sangat baik. Pertamina Patra Niaga hadir untuk memastikan kebutuhan energi penerbangan dapat dilayani dengan baik,” ujar Alimuddin.

Menurutnya, komitmen bersama tersebut diharapkan mampu mendorong konektivitas sekaligus memberikan efek lanjutan terhadap pertumbuhan ekonomi di Bungo dan kawasan sekitarnya.

Pertamina Patra Niaga juga menyatakan komitmennya menjaga keandalan pasokan dan kualitas pelayanan Avtur sesuai standar yang berlaku.

Kehadiran Avtur di Bandara Muara Bungo kini menempatkan sektor penerbangan daerah pada fase baru. Tantangannya bukan lagi sebatas tersedianya bahan bakar pesawat, tetapi bagaimana fasilitas tersebut dapat diikuti dengan peningkatan frekuensi penerbangan, konektivitas rute, kapasitas penumpang dan angkutan kargo.

Jika seluruh potensi tersebut dapat dikembangkan secara berkelanjutan, Bandara Muara Bungo berpeluang memainkan peran yang lebih besar sebagai salah satu simpul konektivitas udara di wilayah Jambi dan sekitarnya.

Media Vocal — Mengawal Informasi, Membaca Arah Perubahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.