Berita

Over Tonase, 4 Truk Batu Bara Melintas Bebas di Simpang BBC Batang Hari Di Sore Hari

96
×

Over Tonase, 4 Truk Batu Bara Melintas Bebas di Simpang BBC Batang Hari Di Sore Hari

Share this article

AIUEO.CO.ID,BATANG HARI – Masyarakat kembali dibuat geram dengan masih bebasnya truk angkutan batu bara melintas di jalan umum dalam wilayah Kabupaten Batang Hari. Pada senin sore, 22 juni 2026,terpantau sedikitnya empat unit tronton batu bara melintas leluasa di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di kawasan Simpang BBC hingga depan Kantor Bupati Batang Hari.

Ironisnya, truk-truk tersebut diduga mengangkut muatan dengan tonase mencapai 40 ton lebih, jauh di atas batas yang diperbolehkan. Aktivitas tersebut berlangsung tanpa hambatan.

Padahal, Pemerintah Provinsi Jambi telah menerbitkan Instruksi Gubernur Jambi Nomor 1 Tahun 2024 yang mengatur lalu lintas angkutan batu bara dan menegaskan pembatasan operasional angkutan batu bara di jalan umum. Pemerintah Provinsi Jambi juga berulang kali menegaskan bahwa pengangkutan batu bara harus mengutamakan jalur khusus maupun jalur sungai guna menghindari kemacetan, kerusakan jalan, dan kecelakaan lalu lintas.

Keberadaan empat tronton batu bara yang melintas di pusat pemerintahan Batang Hari ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai efektivitas pengawasan di lapangan. Selain berpotensi merusak infrastruktur jalan yang dibangun menggunakan anggaran negara, kendaraan bertonase tinggi tersebut juga mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya.

Warga berharap aparat penegak hukum, Dinas Perhubungan, serta Satgas Pengawasan Angkutan Batu Bara segera mengambil tindakan tegas terhadap kendaraan yang diduga melanggar aturan tersebut. Jangan sampai aturan yang telah dibuat hanya menjadi formalitas tanpa penerapan nyata di lapangan.

Masyarakat menilai penertiban harus dilakukan secara konsisten tanpa pandang bulu. Jika pelanggaran seperti ini terus dibiarkan, maka upaya pemerintah dalam menata transportasi batu bara di Provinsi Jambi akan sulit terwujud dan keresahan masyarakat akan terus berlanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.