BeritaMancanegara

Dari Malaka, Maulana Dorong Kolaborasi Budaya Melayu dan Pengembangan Wisata Religi Jambi

81
×

Dari Malaka, Maulana Dorong Kolaborasi Budaya Melayu dan Pengembangan Wisata Religi Jambi

Share this article

AIUEO.CO.ID, MALAYSIA  – Kehadiran Wali Kota Jambi, dr. H. Maulana, dalam ajang keagamaan internasional kembali menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam memperkuat hubungan budaya Melayu di tingkat global.

Bersama Ketua TP PKK Kota Jambi, Dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG, Maulana menghadiri Majlis Tilawah Al-Qur’an Antarbangsa yang digelar oleh Dunia Melayu Dunia Islam di Masjid As-Salamin.

Kegiatan yang berlangsung di Malaka tersebut menjadi momentum penting bagi negara-negara serumpun Melayu untuk mempererat hubungan budaya dan keagamaan.

Ajang ini juga diikuti oleh berbagai tokoh dari sejumlah negara yang memiliki akar budaya Melayu, sehingga menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan identitas budaya Islam di kawasan.

Selain menghadiri majelis tilawah, kehadiran Maulana juga menjadi bagian dari upaya memperluas kolaborasi budaya Melayu Islam di tingkat internasional.

Menurutnya, kegiatan lintas negara seperti ini memiliki peran strategis dalam memperkuat jaringan budaya sekaligus membuka peluang kerja sama di berbagai sektor.

Maulana menegaskan bahwa budaya Melayu merupakan identitas kuat yang harus terus dijaga dan dikembangkan.

Ia menilai, melalui forum seperti Majlis Tilawah Al-Qur’an Antarbangsa, berbagai daerah yang memiliki akar budaya Melayu dapat saling bertukar gagasan dalam menjaga tradisi sekaligus mengembangkan potensi ekonomi berbasis budaya.

Menurut Maulana, Seberang Kota Jambi merupakan salah satu kawasan yang memiliki kekayaan budaya Melayu Islam yang sangat kuat.

Wilayah tersebut sejak lama dikenal sebagai pusat peradaban Melayu di daerah itu, dengan berbagai tradisi, adat istiadat, serta aktivitas keagamaan yang masih terjaga hingga saat ini.

“Kolaborasi budaya Melayu ini sangat penting untuk terus dikembangkan. Selain memperkuat identitas budaya, juga membuka peluang pengembangan sektor pariwisata berbasis nilai-nilai Melayu Islam di Kota Jambi,” ujar Maulana dalam kesempatan tersebut.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Jambi saat ini tengah mendorong pengembangan kawasan wisata baru di Seberang Kota Jambi. Salah satu program yang sedang dipersiapkan adalah pembangunan Kampung Batik Seberang Kota Jambi yang dirancang sebagai destinasi wisata budaya sekaligus pusat kerajinan batik khas daerah.

Menurutnya, kawasan tersebut tidak hanya akan menjadi pusat produksi batik, tetapi juga dikembangkan sebagai destinasi wisata yang menonjolkan nilai-nilai budaya Melayu Islam, mulai dari konsep arsitektur, tradisi masyarakat, hingga berbagai aktivitas budaya yang hidup di tengah masyarakat setempat.

“Kita ingin Kampung Batik di Seberang Kota Jambi menjadi destinasi wisata budaya yang kuat dengan identitas Melayu Islam. Ini juga menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, Maulana turut didampingi Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG serta sejumlah jajaran Pemerintah Kota Jambi yang mengikuti rangkaian acara Majlis Tilawah Al-Qur’an Antarbangsa hingga selesai.

Melalui keikutsertaan dalam forum internasional ini, Pemerintah Kota Jambi berharap hubungan budaya Melayu antarnegara semakin erat. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan membuka peluang kerja sama yang lebih luas, khususnya dalam pengembangan budaya, pendidikan, serta pariwisata religi di masa mendatang.

(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.