BeritaRegional

BUMDes Mandek, Camat Batin XXIV Dorong Kolaborasi Lewat Koperasi Merah Putih

188
×

BUMDes Mandek, Camat Batin XXIV Dorong Kolaborasi Lewat Koperasi Merah Putih

Share this article

AIUEO,CO,ID,BATANG HARI – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang seharusnya menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, kini banyak yang mengalami kemandekan di sejumlah desa Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batang Hari. Kondisi ini menjadi sorotan serius Camat Batin XXIV dalam wawancara bersama tim Digdaya.

Menurut Camat, BUMDes sejatinya dibentuk untuk meningkatkan kemandirian desa dan membuka ruang usaha bagi warga. Namun, fakta di lapangan menunjukkan sebagian besar BUMDes berjalan di tempat bahkan ada yang mati suri.

“BUMDes seharusnya bisa menjadi tumpuan ekonomi desa, tapi banyak yang mandek. Karena itu, kita mendorong adanya inovasi dan kolaborasi, salah satunya melalui program Koperasi Merah Putih,” tegas Camat Batin XXIV.

Program Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi ruang bersama untuk memperkuat manajemen usaha, membuka akses pasar, serta mendorong transparansi pengelolaan. Dengan begitu, BUMDes yang selama ini stagnan dapat bangkit kembali dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

“Harapan kita, Koperasi Merah Putih bisa menjadi jembatan. BUMDes tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, perlu kolaborasi agar punya daya saing,” tambahnya.

Camat Batin XXIV juga menekankan pentingnya pendampingan dan sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, serta masyarakat agar BUMDes benar-benar menjadi lokomotif ekonomi desa.

Menanggapi kondisi ini, Ketua LCKI Batang Hari Yernawita SH bersama Pimpinan Redaksi LMP-Inews Darwin Irianto menegaskan bahwa lembaga sosial dan media akan terus menjalankan fungsi kontrolnya.

“Kami sebagai kontrol sosial akan terus mengawasi dan memastikan uang yang diamankan oleh negara bisa berjalan dengan baik dan berkembang untuk kemajuan desa itu sendiri,” ujar Yernawita SH.

Mereka juga meminta perhatian serius dari Bupati Batang Hari, M. Padil Arief, agar segera mengambil langkah nyata.

“Kami juga meminta kepada Bupati Batang Hari agar bisa memberikan solusi terkait banyaknya BUMDes yang tidak ada kemajuan. Jangan sampai BUMDes hanya jadi nama tanpa hasil nyata bagi masyarakat,” tegas Darwin Irianto.

Langkah pengawasan ini diharapkan mampu menjadi dorongan moral dan pengingat agar setiap BUMDes benar-benar dikelola secara profesional dan transparan.

Dengan dorongan program Koperasi Merah Putih dan adanya fungsi kontrol sosial dari masyarakat serta media, pemerintah kecamatan optimis BUMDes di Batang Hari, khususnya di Batin XXIV, bisa kembali hidup dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat desa.(***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.