BeritaRegional

Pemerintah Kota Jambi Menggandeng PT Pos Indonesia (Persero) Untuk Membuka Akses Layanan Pembayaran Lebih Dekat Dengan Warga

518
×

Pemerintah Kota Jambi Menggandeng PT Pos Indonesia (Persero) Untuk Membuka Akses Layanan Pembayaran Lebih Dekat Dengan Warga

Share this article

AIUEO.CO.ID,KOTA JAMBI – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kembali mencari cara agar masyarakat lebih mudah dalam memenuhi kewajiban perpajakan dan retribusi. Salah satu langkah terbarunya adalah menggandeng PT Pos Indonesia (Persero) untuk membuka akses layanan pembayaran yang lebih dekat dengan warga.

Kolaborasi ini dituangkan melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi dengan PT Pos Indonesia. Penandatanganan dilakukan di Rumah Dinas Wali Kota Jambi pada Kamis pagi (21/8), dengan disaksikan langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana.

Menurut Maulana, kerja sama ini bukan sekadar formalitas. Ia menilai keberadaan PT Pos dengan jaringan cabang dan agen hingga ke pelosok mampu menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat.
“Bayar pajak tidak perlu lagi jauh-jauh, bahkan bisa diurus di kantor pos atau melalui agen yang dekat rumah. Warga bisa lebih hemat waktu, hemat biaya, tapi tetap menjalankan kewajiban,” jelasnya.

Maulana juga menegaskan bahwa dalam jangka panjang, sistem ini dapat dikolaborasikan bersama Ketua RT agar semakin memudahkan warga. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang sadar pajak, sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi bisa meningkat.

Di sisi lain, PT Pos Indonesia juga tengah mendorong layanan digital melalui aplikasi Pospay. Kepala PT Pos Cabang Utama Jambi, Rahman Fathan, menyebut aplikasi ini sudah terintegrasi dengan seluruh pajak daerah, termasuk Kota Jambi.
“Dengan Pospay, pembayaran bisa dilakukan dari mana saja. Jadi tidak ada alasan lagi untuk menunda kewajiban,” katanya.

Bagi BPPRD Kota Jambi, kerja sama ini adalah langkah memperluas kanal pembayaran. Kepala BPPRD Nella Ervina mengatakan, masyarakat kini tidak lagi terbatas pada pembayaran manual, tapi bisa memanfaatkan jalur digital yang lebih fleksibel.
“Targetnya bukan angka, tapi kemudahan. Semakin mudah aksesnya, semakin tinggi kesadaran masyarakat,” singkat Nella.
Lewat kolaborasi ini, Pemkot Jambi berharap warga dapat lebih disiplin membayar pajak dan retribusi, sementara PAD daerah pun bisa tumbuh signifikan.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.