Berita

Maulana Pimpin Inspeksi Satgas Pangan di Pasar Handil, Soroti Lonjakan Cabai dan Telur

183
×

Maulana Pimpin Inspeksi Satgas Pangan di Pasar Handil, Soroti Lonjakan Cabai dan Telur

Share this article

AIUEO.CO.ID,KOTA JAMBI – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Wali Kota Jambi Maulana memimpin langsung Inspeksi Satgas Pangan di Pasar Handil pada Selasa (9/12/25).

Turut hadir Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra, Kapolres Jambi, serta jajaran OPD terkait untuk memastikan kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok selama periode akhir tahun.

Dalam wawancara bersama awak media, Maulana menjelaskan bahwa pengecekan ini menjadi langkah penting menghadapi potensi kenaikan harga yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan. “Hari ini saya bersama Wakil Wali Kota, Pak Kapolres, dan OPD terkait hadir melihat persiapan menghadapi Natal dan Tahun Baru. Biasanya pada momen penting seperti ini ada kecenderungan harga naik,” ujarnya.

Hasil pantauan menunjukkan adanya kenaikan signifikan pada komoditas cabai, baik cabai keriting maupun cabai rawit, yang menembus angka Rp80 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram. Maulana menegaskan bahwa pemerintah akan mengevaluasi stok harian di pasar induk sebagai indikator kestabilan harga. Jika pasokan harian kurang dari 10 ton, Pemkot akan segera bekerja sama dengan daerah penghasil untuk memastikan pasokan cabai tetap terjaga hingga tahun baru.

Ia menambahkan bahwa distribusi dari pasar induk ke pasar-pasar lain di Kota Jambi akan terus dipantau dan diatur agar tidak terjadi hambatan.

Selain cabai, harga telur juga dilaporkan mengalami kenaikan. Pemkot melalui dinas-dinas terkait seperti Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, dan Disperindag akan melakukan pengecekan langsung ke sentra-sentra produksi telur dan para peternak untuk memastikan apakah ada hambatan produksi atau keterlambatan distribusi dari daerah lain.

Usai pengecekan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan menggelar rapat evaluasi untuk merumuskan langkah strategis pengendalian harga agar inflasi tetap terjaga. “Kita ingin sampai akhir tahun dan awal tahun baru nanti kenaikan harga tidak terlalu tinggi. Setidaknya dapat dikurangi agar tidak menjadi beban bagi masyarakat,” tegas Maulana.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.