BeritaRegional

Total Postur Anggaran Pemerintah Kota Jambi Pada Tahun 2026 diproyeksikan Sebesar Rp1,79 Triliun, Menurun dibandingkan Tahun Sebelumnya

531
×

Total Postur Anggaran Pemerintah Kota Jambi Pada Tahun 2026 diproyeksikan Sebesar Rp1,79 Triliun, Menurun dibandingkan Tahun Sebelumnya

Share this article

AIUEO.CO.ID, KOTA JAMBI – Pemerintah Kota Jambi bersama DPRD Kota Jambi menggelar rapat paripurna dengan agenda mencakup Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2025, Senin (20/10).

Wali Kota Jambi, Maulana, menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih atas kerja keras seluruh anggota DPRD, khususnya Badan Anggaran (Banggar) yang telah bekerja hampir 24 jam membahas acara tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas kerja keras DPRD Kota Jambi yang diketuai oleh Ketua DPRD. Mereka membahas hampir 24 jam demi menghasilkan postur anggaran yang berkualitas untuk KUA-PPAS tahun 2025,” ujar Maulana.

Maulana menjelaskan, berdasarkan hasil pembahasan, total postur anggaran Kota Jambi pada tahun 2026 diproyeksikan sebesar Rp1,79 triliun, menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,978 triliun. Penurunan sekitar Rp188 miliar ini disebabkan oleh turunnya transfer dana dari pusat.
“Transfer dari pusat mengalami penurunan signifikan, dari sebelumnya Rp1,2 triliun menjadi Rp941 miliar. Namun, penurunan itu bisa tertutupi oleh peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Inilah yang terus kita dorong agar kemandirian fiskal Kota Jambi semakin kuat,” jelas Maulana.

Ia juga mendorong seluruh perangkat daerah untuk lebih aktif mengoptimalkan aset daerah dan mewujudkan komunikasi yang intensif dengan kementerian serta lembaga pusat, agar pembangunan daerah tetap berjalan maksimal melalui dukungan dana pusat.
“Banyak rekomendasi dari Banggar yang sangat baik, terutama untuk meningkatkan PAD dan efisiensi pengawasan serta perencanaan. Ini akan menjadi fokus bersama ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly menyatakan bahwa pihaknya menyikapi dinamika APBD dengan optimis. Ia menegaskan, DPRD tetap yakin dengan peningkatan potensi pendapatan daerah melalui optimalisasi aset dan retribusi.
“Kami tetap optimis. Walaupun APBD tahun 2026 menurun, kami yakin bahwa optimalisasi pendapatan dan pemanfaatan aset daerah secara terukur akan menjadi sumber PAD yang baru bagi Kota Jambi,” ujarnya.

Faried menambahkan, DPRD akan terus bersinergi dengan pemerintah kota untuk memastikan bahwa program-program prioritas tetap berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.